PT KAI TELAH MEMBERIKAN PINJAMAN UNTUK PROYEK LRT PADA PT ADHI KARYA
PT KAI TELAH MEMBERIKAN PINJAMAN UNTUK PROYEK LRT PADA PT ADHI KARYA
Perusahaan kereta api milik negara PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana untuk mengucurkan pinjaman kepada perusahaan konstruksi milik negara PT Adhi Karya pada bulan November, sebagai bagian dari pembiayaan proyek Light Rapid Transit (LRT).Direktur keuangan Kai Didiek Hartantyo Didiek mengatakan di Jakarta pada hari Senin. "Pencairan pinjaman itu bergantung pada tagihan dari Adhi Karya," direktur keuangan Kai Didiek Hartantyo Didiek mengatakan di Jakarta, Senin.
Deputi Menteri Keuangan Mardiasmo menambahkan bahwa Menteri Perhubungan, KAI dan Adhi Karya masih melakukan negosiasi untuk suku bunga, dan menambahkan bahwa dia berharap perundingan akan selesai pada akhir tahun ini.
Mardiasmo juga mengatakan bahwa Pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) untuk injeksi modal negara (PMN) untuk proyek LRT bulan ini. PT Kai sejauh ini telah mengumpulkan ekuitas sebesar Rp 4 triliun, yang bersumber dari APBN-P dan alokasi ulang dana dari operator kereta api proyek trans-Sumatra, kata Didiek.
Sejumlah bank - yaitu, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia, Bank Terkendali Malaysia, CIMB Niaga dan PT Sarana Multi Infrastruktur - telah berkomitmen memberikan pinjaman untuk proyek tersebut.
Untuk mendapatkan pinjaman sindikasi Rp 18,5 triliun dari bank untuk mendanai proyek Rp 27,5 triliun, KAI diharuskan memiliki ekuitas senilai Rp 9 triliun. Selain itu, pemerintah akan menyuntikkan modal Rp 3,6 triliun tahun depan dan Rp 1,4 triliun lagi melalui Adhi Karya.

Post a Comment