SEORANG SISWI MENINGGAL DUNIA SETELAH PENGIBARAN BENDERA HARI PAHLAWAN

SEORANG SISWI MENINGGAL DUNIA SETELAH PENGIBARAN BENDERA HARI PAHLAWAN
SEORANG SISWI MENINGGAL DUNIA SETELAH PENGIBARAN BENDERA HARI PAHLAWAN

Seorang siswa meninggal setelah jatuh pingsan saat berpartisipasi dalam upacara pengibaran bendera untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional di Wonogiri, Jawa Tengah, pada hari Jumat.

Hilda Firdaus, 15, siswa kelas delapan di SMP Muhammadiyah Pracimantoro, awalnya menerima CPR dari petugas kesehatan dalam perjalanan ke sebuah klinik.

Dia meninggal beberapa menit setelah sampai di klinik, kata kepala sekolah, Kusaini.

"Sebelum upacara, dia mengeluh sakit kepala," kata Kusaini.

"Beberapa temannya memilih untuk keluar dari jalur upacara untuk beristirahat. Tapi Hilda berkeras ikut serta dalam upacara tersebut," tambahnya.

Sudah umum di Indonesia untuk mengadakan upacara pengibaran bendera untuk memperingati hari-hari nasional, termasuk Hari Pahlawan Nasional, yang jatuh pada 10 November untuk mengingat pertempuran antara Indonesia dan Sekutu di Surabaya pada tahun 1945.

Sementara itu, sekitar 20 peserta dalam upacara yang diadakan di pusat kota Wonogiri juga jatuh pingsan, termasuk Aji Setyawan, anggota tim pengibaran bendera.

"Kebanyakan dari mereka melewatkan sarapan pagi sebelum upacara," kata Warjo, kepala cabang Palang Merah Indonesia (PMI) di Wonogiri.

Tidak ada komentar