PANGLIMA TNI YANG BARU DIMINTA MEMPERERAT SOLIDARITAS
PANGLIMA TNI YANG BARU DIMINTA MEMPERERAT SOLIDARITAS
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu telah meminta Komandan Militer Indonesia yang baru diresmikan Marsekal Udara Hadi Tjahjanto untuk memperkuat kesatuan TNI, tempo.co melaporkan pada hari Sabtu.
"TNI pasti solid. Seharusnya tidak terfragmentasi. Ini harus bergerak sebagai satu. Kesetiaannya harus teguh, kepada Presiden, "katanya pada hari Sabtu menyusul upacara suksesi Panglima TNI dari Jenderal Gatot Nurmantyo ke Hadi di markas besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur.
Ryamizard meminta Hadi untuk bekerja lebih keras menghadapi tantangan yang semakin sulit di masa depan.
Menggantikan Gatot yang akan pensiun pada tanggal 1 April, Hadi diangkat sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo pada hari Sabtu.
Hadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara, mengatakan bahwa dia berkomitmen untuk mengembangkan personil militer yang profesional, disiplin, siap tempur dan rendah hati. Kualitas ini akan membuat TNI lebih besar, lebih kuat dan lebih percaya diri dalam semua tugas aktifnya, tambahnya.
"Ini bukan retorika, tapi tujuan yang harus kita capai melalui dedikasi," kata Hadi saat upacara. "Kita harus optimis bisa mencapai tujuan tersebut," imbuhnya.
Pejabat tinggi militer, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Mulyono dan Kepala Staf Angkatan Laut Wakil Adm. Ade Supadi, Kepala Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) Marsekal Udara M. Syaugi, juga menghadiri acara tersebut.

Post a Comment