SEBANYAK 10 NAPI TERORIS MASIH BERTAHAN DI MAKO BRIMOB
SEBANYAK 10 NAPI TERORIS MASIH BERTAHAN DI MAKO BRIMOB
Menkopolhukam Wiranto telah menegaskan bahwa ada sebanyak 10 Narapidana Teroris yang hingga saat ini masih berada di Mako Brimob , Kelapa Dua , Depok. Sedangkan untuk 145 Narapidana lainnya telah di pindahkan ke Nusakambangan.
"145 telah kami pindahkan ke Nusakambangan dan masih tersisa 10 orang yang berada di Mako Brimob," ujar Wiranto saat di Istana Negara , Jakarta Pusat , Kamis 10 Mei 2018.
Sebanyak 10 Napi Teroris tersebut masih tetap ingin bertahan dan tidak ingin menyerahkan diri bersama dengan 145 orang lainnya yang telah berhasil di pindahkan. "Yang 10 orang ini masih tidak mau menyerah," ujar Wiranto.
Oleh sebab itu , para petugas sedang menindak tegas dengan menyerang lokasi tempat mereka bersembunyi guna dalam melakukan penangkapan kembali.
"Para Petugas telah melakukan serangan yang sudah direncanakan di lokasi mereka bersembunyi. Tadinya kita sudah melihat tembakan , ada juga Granat Asal , Granat Mata dan penyisiran yang dilakukan. Di tengah serangan yang dilakukan untuk seluruh Napi , ada juga yang telah menyerahkan diri," ujarnya.
Sementara itu , Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami menyatakan bahwa ada sebanyak 145 Napi yang akan tinggal di dua lapas yang telah disediakan oleh Nusakambangan.
"145 Narapidana teroris telah di pindahkan ke 2 lapas High Risk yang ada di Nusakambangan yakni Lapas Batu dan Lapas Pasir Putih," jelasnya.
Pelaksanaan pemindahan yang dilakukan dengan kerja sama antara Mako Brimob , Densus 88 , BNPT , Polri TNI dan Ditjenpas serta Kantor Daerah Jawa Tengah. Sri menyatakan bahwa para Narapidana tersebut akan di tempatkan di hunian Kamar One Man One Cell dengan menggunakan pengamanan yang maksimal.
Sri juga menyatakan bahwa sistem perlakuan , pembinaan serta pengamanan akan di terapkan sesuai dengan sSndar Operasional Prosedur yang berlaku. Sri juga memastikan bahwa kedua lapas tersebut sudah siap untuk menampung para Narapidana Teroris.
"Mohon doanya agar pelaksanaan terhadap Pemindahan serta Penempatan hingga nanti pelaksanaan pembinaan terhadap mereka selama di NK dapat berjalan dengan lancar dan tidak adanya gangguan yang terjadi," ujar Sri.

Post a Comment