Aliran Lava Gunung Karangetang Menghalangi Akses Jalan Di Pulau Sulawesi Utara


Aliran lahar dari Gunung Karangetang di Pulau Siau, Sulawesi Utara, telah memblokir jalan penghubung antara dua desa di daerah tersebut.

Akibatnya, 12 siswa SMP harus berlindung di sekolah terdekat karena jalan yang terhalang antara desa Kiawang dan Batubulan.

Para siswa ini akan berjalan ke sekolah mereka di Kiawang tetapi mereka sekarang harus mengambil rute laut untuk pergi ke sekolah. Tetapi transportasi air itu berbahaya, kata Bob Wuaten selaku Kepala Badan Mitigasi Bencana Kepulauan Biaro (BPBD Siau Tagulandang Biaro), seraya menambahkan bahwa timnya berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk menyelesaikan masalah ini.

Gunung berapi ini terletak di pulau kecil di bagian timur laut Sulawesi dan bagian dari Kabupaten Kepulauan Biaro Siau Tagulandang.

Aditya Gurasali seorang pejabat pemantauan di gunung itu, mengatakan gunung berapi itu telah diberi status siaga, tingkat tertinggi kedua pada sistem peringatan gunung berapi empat tingkat.

Dia menyarankan agar penduduk dan pengunjung terdekat menghindari aktivitas dalam radius 2,5 hingga 4 kilometer dari kawah.

Aditya Gurasali juga merekomendasikan penggunaan masker untuk mengantisipasi masalah pernapasan karena kemungkinan hujan abu.

Petugas BPBD Siau Tagulandang Biaro memindahkan orang yang tinggal di Niambangeng, Beba dan Batubulan ke luar zona bahaya.

Bagi orang-orang yang tinggal di dekat tepi sungai, agensi mendesak mereka untuk waspada terhadap hujan lava dan banjir bandang.

Tidak ada komentar