Kelompok Islam Dan Betawi Bersatu Mendukung Tujuan Anies Untuk Melepaskan Saham Perusahaan Bir
Sejumlah organisasi Islam dan Betawi menggelar unjuk rasa pada hari Jumat, 8 Maret 2019 untuk mendukung upaya Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan untuk melepaskan saham pemerintah Jakarta di perusahaan bir PT Delta Djakarta.
Polisi Jakarta Pusat mengerahkan sekitar 900 personel untuk mengamankan rapat umum, yang diadakan oleh anggota Front Pembela Islam (FPI), Pasukan Pembela Islam (LPI) dan Jawara Betawi di depan gedung Dewan Kota di Jl. Kebon Sirih di Jakarta Pusat.
Pemerintah provinsi Jakarta telah memiliki 26,25 persen saham di perusahaan sejak tahun 1970.
Melepaskan kepemilikan pada produsen bir adalah bagian dari janji kampanye Pak Anies dalam pemilihan gubernur tahun 2017, yang dilaporkan untuk memenangkan pemilihan Muslim konservatif.
Namun, rekomendasi Bapak Anies Baswedan untuk melepaskan saham telah ditentang oleh beberapa anggota Dewan Kota, dengan pembicara Bapak Prasetyo Edi Marsudi berpendapat bahwa mereka memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan ibukota.
Anies Baswedan membalas klaim itu dengan mengatakan bahwa saham tersebut memberikan kontribusi sebanyak klub malam dan hotel Alexis yang terkenal sebelum ditutup pada bulan Maret 2018.
“Jakarta menerima sekitar Rp 38 miliar [US $ 2,6 juta] dividen dari saham; itu mirip dengan pajak yang dibayar oleh Alexis, sekitar Rp 36 miliar, ”kata Anies di Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Dia menambahkan bahwa Jakarta bisa mendapatkan uang tunai Rp 1,2 triliun dengan menjual sahamnya di Delta.

Post a Comment