Update Evakuasi Korban Longsor di Tambang Emas, 18 Orang Selamat & 16 Meninggal

Update Evakuasi Korban Longsor di Tambang Emas, 18 Orang Selamat & 16 Meninggal

Update Evakuasi Korban Longsor di Tambang Emas, 18 Orang Selamat & 16 Meninggal

Tim SAR gabungan bekerja 24 jam nonstop mengevakuasi korban longsor Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Bakan, Kecamatan Lolayan. Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Pencarian korban longsor dilakukan dengan sistem shift.

Hasilnya, 34 korban berhasil dievakuasi. Dengan rincian, 18 orang selamat, dan 16 lainnya meninggal dunia.

"Hingga (6/3) pukul 07.00 WITA, sebanyak 34 orang korban telah berhasil dievakuasi, dimana 18 orang selamat dalam kondisi luka-luka dan 16 orang meninggal dunia." kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan persnya.

Dua alat berat yakni excavator diturunkan membantu proses evakuasi. Sutopo mengatakan evakuasi dilakukan sejak Senin (4/3) saat kondisi di lapangan dirasa memungkinkan.

Rencananya, operasi pencarian korban akan ditambah 3 hari lagi. Tentunya atas kesepakatan antara Pemkab Bolaang Mongdow dan keluarga korban.

"Operasi SAR ditambah 3 hari dan akan diperpanjang kembali bila masih memungkinkan atas kesepakatan dan permintaan Pemkab Bolaang Mongondow serta keluarga korban," ujarnya.

Sutopo menambahkan seluruh korban meninggal sudah diidentifikasi Tim DVI Antemortem Polda Sulawesi Utara. Namun, pihaknya belum mengetahui jumlah total korban yang masih tertimbun longsor.

"Untuk jumlah korban meninggal dunia sampai hari ini dan sudah teridentifikasi Tim DVI Antermotem Polda Sulawesi Utara. Bupati Bolaang Mongondow telah menetapkan Surat Keputusan Tanggap Darurat selama 14 hari mulai 27 Februari 2019 hingga 12 Maret 2019. Sampai saat ini angka korban tertimbun belum ada data yang pasti," papar Sutopo.

Tidak ada komentar