Menteri Tjahjo: Permintaan Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Menyakiti Mandat Rakyat


Menteri Dalam Negeri , Bapak Tjahjo Kumolo mengkonfirmasi pada hari Minggu, 21 April 2019, bahwa Bupati Mandailing Natal Bapak Dahlan Hasan Nasution menyusun surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Presiden Joko  Widodo atau Pak Jokowi dan kementerian, tetapi Pak Tjahjo mengatakan alasannya "tidak biasa".

Ya, dia menulis surat itu, kata Pak Tjahjo kepada awak media. Tapi dia mengirimnya ke partai yang salah. Seharusnya dikirim ke dewan perwakilan daerah dan kemudian diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri melalui surat gubernur, katanya.

Tjahjo Kumolo mengatakan alasan di balik permintaannya itu tidak biasa dan juga melukai publik yang langsung memilihnya.

Dahlan Hasan memenangkan pemilihan pemimpin daerah pada tahun 2015, mengumpulkan lebih dari 103.000 suara, sekitar 56 persen dari total. Ini adalah masa jabatan keduanya sebagai bupati. Latar belakangnya bukan politisi, tetapi pegawai negeri, kata Pak Tjahjo.

Surat Pak Dahlan, di mana dia mengatakan dia meminta untuk mengundurkan diri karena dia belum membuat calon presiden yang berkuasa Bapak Joko Widodo menang di kabupaten Widodo meskipun perkembangan yang berhasil di wilayah itu, menjadi viral di media sosial pada hari Minggu. Dahlan sendiri sudah mengkonfirmasi surat itu.

Oak Tjahjo mengatakan dia akan memanggil Dahlan dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ke sebuah pertemuan karena alasan yang diajukan untuk permintaannya bisa saja merupakan "kesalahan" di pihak Dahlan.

Tidak ada komentar