Dua Perkelahian Terpisah Di Jakarta Pusat Dan Jakarta Utara Saat Hari Pertama Idul Fitri


Dua perkelahian terpisah pecah di Jakarta Pusat dan Utara selama liburan Idul Fitri, menyebabkan seorang anak berusia 18 tahun terluka parah.

Kepala Kepolisian Resor Pademangan. Julianthy mengatakan pemuda itu, yang diidentifikasi sebagai AS, dan teman-temannya menyerang kelompok saingan di Jl. Gunung Sahari di Jakarta Utara pada hari Rabu pagi,  5 Juni 2019, setelah mengambil bagian dalam takbiran (pembacaan "Allah Maha Besar" pada malam Idul Fitri).

AS dilaporkan dipukuli dan ditikam oleh tiga orang dalam pertarungan berikutnya.

Para pelaku membalas]dan mengejar AS dan teman-temannya, kata Julianthy.

AS dilaporkan tertinggal dan menjadi sasaran dari tiga pelaku, yang menikamnya tiga kali dengan parang.

Polisi, kata Julianthy, telah menangkap satu pelaku dan menyita parang.

Sementara itu, dua lainnya belum diidentifikasi dan tetap dalam pelarian.

Perkelahian terpisah antara dua kelompok terjadi di Jl. Gajah Mada di Jakarta Pusat pada hari Rabu, hari pertama Idul Fitri. Para petarung saling melempar batu dan petasan.

Kepala unit kriminal Kepolisian Jakarta Pusat Komisaris. Tahan Marpaung mengatakan kedua kelompok telah melarikan diri saat petugas tiba di lokasi.

Polisi telah mengerahkan 6.226 personel ke daerah-daerah utama ibukota untuk memastikan ketertiban umum dan keselamatan hingga tanggal 13 Juni 2019, sementara banyak warga sedang pergi mengunjungi kampung halaman masing-masing.

Juru Bicara Kepolisian Jakarta Komisaris Besar Jakarta. Argo Yuwono sebelumnya mengatakan bahwa petugas telah dikerahkan untuk mengantisipasi dan mencegah kemungkinan tindakan terorisme.

Tidak ada komentar