Jawa Barat Mengalokasikan Rp240 Miliar Untuk Meringankan Kesengsaraan Lalu Lintas Depok
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah membuat rencana untuk mengalokasikan dana sebesar Rp 240 miliar untuk mengurai kemacetan lalu lintas di kota Depok yang terkenal.
Ridwan Kamil mengatakan, anggaran itu akan digunakan untuk membangun jembatan layang dan jembatan layang di persimpangan Citayam dan Jl. Dewi Sartika, yang terkenal karena kemacetan parah.
Kami sedang mempersiapkan DED (Detail Engineering Design) pada tahun ini," katanya di kantor walikota Depok seperti pernyataan yang tertulis, pada hari Jumat, 19 Juli 2019.
Administrasi juga akan membuka proses tender untuk DED dan melakukan studi kelayakan untuk proyek-proyek tersebut.
Ridwan Kamil mengatakan berdasarkan studi awal, membangun underpass adalah jawaban untuk memburuknya masalah lalu lintas di Jl. Dewi Sartika. Proyek ini diharapkan akan mulai dibangun pada tahun depan.
Sementara itu, untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di dekat stasiun kereta Citayam, pemerintah Jawa Barat berencana membangun jembatan layang.
Pemerintah Jawa Barat dan pemerintah kota Depok akan bekerja sama untuk mendanai kedua proyek.
Depok akan bertanggung jawab atas pembebasan lahan sementara pemerintah provinsi akan menangani pembangunan, tambah Ridwan Kamil.
Depok baru-baru ini mendapatkan perhatian netizen karena rencananya yang tidak ortodoks untuk memainkan musik di lampu lalu lintas untuk menghibur pengendara yang terjebak dalam lalu lintas.
Post a Comment