Puluhan Kendaraan Militer China Dekati Hong Kong
Gambar satelit terbaru yang diperoleh dari Maxar Technologies menunjukkan lusinan kendaraan militer China yang ditempatkan di Shenzhen Bay Sports Center, yang berbatasan dengan Hong Kong. Foto diambil oleh Maxar Worldview-1 pada hari Senin dan diperoleh oleh Associated Press pada hari Rabu. Gambar satelit datang hanya beberapa hari setelah media pemerintah China, Global Times dan People's Daily memposting klip video yang memperlihatkan beberapa kendaraan lapis baja yang membawa personel dan sejumlah tank bergerak menuju Shenzhen, yang oleh para ahli digambarkan sebagai pelatihan militer biasa. , saat pelatihan militer memicu kekhawatiran karena itu terjadi beberapa saat setelah pemerintah Cina menyebut protes kekerasan yang sedang berlangsung di Hong Kong sebagai mulai menunjukkan tindakan terorisme. Adam Ni, seorang peneliti kebijakan luar negeri dan keamanan Tiongkok, baru-baru ini juga berbagi rekaman pergerakan kendaraan militer di sekitar Shenzhen. China meningkatkan pensinyalannya, dan pesan yang ingin disampaikannya cukup jelas jika protes meningkat lebih lanjut, angkatan bersenjata Tiongkok akan melakukan intervensi, tulis Ni.
Demonstrasi di Hong Kong awalnya dimulai pada bulan Juni setelah Draft Pelanggar Buronan dan Bantuan Hukum Saling Gotong Royong dalam Undang-Undang Pidana diperkenalkan oleh pemerintah Hong Kong pada bulan Februari. RUU itu dijadwalkan untuk persetujuan parlemen pada 12 Juni. RUU itu, jika disahkan, akan memungkinkan ekstradisi tersangka kriminal di Hong Kong diekstradisi ke Tiongkok untuk diadili dan dihukum di sana. Setelah menuai protes meluas, RUU itu ditangguhkan. Namun, protes besar-besaran berlanjut di kota semi-otonom. Awal pekan ini, bentrokan terjadi antara demonstran anti-pemerintah dan polisi di Bandara Internasional Hong Kong. Insiden ini telah melumpuhkan pusat perjalanan tersibuk kedelapan di dunia. Banyak orang terluka di kedua sisi. Beijing merespons dengan mengutuk para demonstran berperilaku seperti teroris. Dan sekarang para demonstran masih melakukan aksi yang tidak biasa yang membuat orang-orang yang terpengaruh. Dan kejadian itu masih berjalan sampai sekarang di Hong Kong.

Post a Comment