Bandara Soekarno-Hatta Dipersiapkan Untuk Pelantikan Presiden
Sekitar 4.000 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Bandara Soekarno-Hatta menjelang pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada hari Minggu, 20 Oktober 2019, karena banyak pemimpin negara akan mengunjungi Indonesia untuk menghadiri acara tersebut.
Manajer Senior Komunikasi dan Hukum Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang mengatakan, 3.899 pasukan terdiri dari keamanan penerbangan dan polisi / militer (TNI). "Ditambah dengan petugas Paskhas (Pasukan Khusus) yang terdiri dari 100 orang," katanya kepada pernyataan tertulis, pada hari Sabtu, 19 Oktober 2019.
Selain pasukan keamanan, lanjutnya, bandara ini juga menetapkan 2.800 kamera CCTV yang dikendalikan oleh Airport Operational Control Center (AOCC).
"Peningkatan keamanan di Bandara Soekarno-Hatta telah dimulai dari tanggal 15 hingga 21 Oktober," kata Febri.
Selain itu, bandara meningkatkan pengawasannya, serta pemeriksaan keamanan pada objek, orang dan kendaraan baik di darat atau di udara. Langkah lain yang diambil adalah meningkatkan patroli bersama dengan TNI dan Polisi.
"Kami juga memastikan kebugaran sumber daya manusia kami, terutama petugas keamanan, dan memastikan bahwa fasilitas berfungsi dengan baik," katanya.
Langkah pengamanan ketat, Febri mengatakan, bertujuan melayani sejumlah tamu pemimpin negara dikonfirmasi untuk mendarat di bandara untuk menghadiri pelantikan presiden di Jakarta.
Dia mengatakan bahwa para tamu internasional akan melewati jalur khusus dan ruang VVIP Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menambahkan bahwa koordinasi intensif dengan sekretaris presiden, kementerian urusan luar negeri, dan TNI / Polisi, akan terus berjalan.
Post a Comment