Tidak Ada Lagi Cangkul Asing, Kata Presiden Jokowi


Presiden Joko Widodo atau Pak Jokowi meminta Badan Pengadaan Publik Nasional (LKPP) untuk memprioritaskan barang yang diproduksi secara lokal daripada impor sehingga kegiatan pengadaan dapat meningkatkan industri dalam negeri.

Berbicara pada upacara pembukaan pertemuan koordinasi tahunan LKPP pada hari Rabu, presiden Jokowi mendesak lembaga tersebut untuk menghindari pengadaan barang melalui impor jika barang-barang tersebut dapat diproduksi secara lokal.

"Ambil cangkul, misalnya. Kenapa kita masih mengimpornya? ”Kata Jokowi saat pidato pembukaan.

Dia menambahkan bahwa cangkul adalah salah satu dari banyak barang yang dapat diproduksi secara lokal oleh usaha kecil dan menengah, namun LKPP masih mengimpor ratusan ribu.

“Seberapa mudahnya bagi negara-negara tempat kita mengimpor, sementara kita masih terbebani oleh neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan?” Dia bertanya, “Mengapa begitu umum untuk mengimpor barang? Itu terlalu banyak, terutama karena menggunakan uang pemerintah. "

Jokowi mengakui bahwa mengimpor barang lebih murah. Namun, ia mengatakan itu akan berdampak negatif pada upaya negara untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja.

Jokowi meminta LKPP mulai mencatat barang-barang yang bisa dibeli di dalam negeri dan barang-barang yang harus diimpor.

“Pukul mereka, impor barang dengan highlighter merah, jika tidak diperlukan,” kata Jokowi.

Tidak ada komentar