BUKAN SURUT MALAH MAKIN PARAH BANJIR KALTENG
Banjir yang menerjang Kalimantan Tengah di beberapa daerah seperti Kabupaten Murung Raya (Mura) terkena bencana banjir yang sedang menerjang. Ribuan warga dipaksa mengungsi karena tingginya banjir dan arus air banjir, ribuan rumah terendam banjir dengan ketinggian maksimal 2 meter. Beberapa warga sudah mengungsi ke rumah kerabat maupun tempat pengungsian bahkan ada yang tetap bertahan di rumah mereka. Banjir yang hingga hari ini belum surut bahkan malah makin tinggi membuat warga resah akan barang-barang dirumahnya rusak semua.
Diperkirakan ribuan rumah telah terendam oleh banjir di pemukiman bantaran sepanjang DAS Barito. Banjir paling parah terjadi di Kecamatan Murung, Laung Tuhup, Permata Intan, Sumber Barito, dan Barito Tuhup Raya. Kondisi banjir saat ini paling parah sejak dua tahun yang lalu karena ketinggian air mencapai 2 hingga 2,5 meter. Masih banyak warga yang tetap bertahan dirumahnya karena takut barang berharga nya akan dicuri jika mereka meninggalkan rumahnya untuk kepengungsian.
Mura selaku petugas BPBD kini tengah memantau kondisi lokasi dan terus siap siaga akan adanya korban maupun yang membutuhkan bantuan nantinya. Saat ini Mura terus menyiapkan peralatan dan tempat evakuasi bagi para korban banjir karena banjir yang tak kian menyurut. Warga Desa Beriwit yang diwawancarai mengungkapkan bahwa banjir menyebabkan perekonomian masyarakat Kalteng kian melemah, sehingga diminta bantuan kepada pemerintah untuk kebutuhan pangan dan lain lain.
Sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah, yang ada hanya peninjauan dan pendataan saja padahal korban-korban banjir sudah menumpuk dan membutuhkan bantuan segera agar mereka dapat beraktivitas.

Post a Comment