Rodrigo Duterte Tengah Merekrut 20 ribu Tentara Baru Guna Menyelesaikan Pertempuran Marawi
Rodrigo Duterte Presiden Filipina saat ini tengah dilanda cemas karena saat ini perang dengan ISIS di Marawi tidak kunjung usai, malah harus menambah kekuatan militer mereka untuk mempercepat menguasai Marawi dan memberhentikan perang berdarah ini. Perekrutan ini juga tidak lain untuk meningkatkan keamanan dan juga soal kasus kondisi di wilayah selatan yang semakin parah. Tercatat 700 orang telah tewas dalam dua bulan terakhir dalam pertempuran di Marawi dengan kolompok militan ISIS. Kelompok militan yang mengibarkan bendara ISIS ini mulai membajak Marawi sejak Mei lalu dan mulai saat itulah Filipina memberlakukan darurat militer.
Presiden Duterte meminta kepada Kongres untuk merekrut 20 ribu tambahan militer baru untuk pertempuran darurta ini dengan sejumlah anggota legislatif, karena dikabarkan militan akan menyerang tiga kota di Mindanao sehingga diperlukan tenaga tambahan untuk menjaga kota tersebut untuk lepas dari teror pada militan tersebut. Saat ini 125 ribu pasukan militer Filipina dan tengah menghadapi para militan ISIS, pemberontak komunis dan ancaman lain terkait dengan China di Laut China Selatan. Saat ini Filipina tengah dilanda krisis militer karena setiap daerah yang mengkalim bahwa wilayah mereka lebih memerlukan perlindungan maka itu dibutuhkan tambahan 20 ribu tentara baru agar dapat mencover setiap wilayah yang terancam militan ISIS.
Kolonel Edgard Arevalo Juru Bicara militer Filipina mengatakan bahwa Filipina akan segera mengalahkan kelompok pemberontak di Marawi, operasi khusus tegnah disiapkan untuk langsung menusuk ke pertahanan militan ISIS tersebut. Sampai saat ini saja pertempuran di Marawi diperkirakan semakin berdarah seiring dengan terdesaknya militan Maute. Komando Mindanao Barat Carlito Galvez menyampaikan bahwa sejumlah militan kini tidak peduli lagi dengan nyawanya sehingga melakukan serangan bunuh diri di pos-pos militer dan serangan tersebut sudah membunuh 114 orang tentara Filipina.

Post a Comment