PENUTUPAN ASIAN YOUTH DAY YANG ADA DI YOGYAKARTA DI LAKUKAN OLEH WAPRES JK

PENUTUPAN ASIAN YOUTH DAY YANG ADA DI YOGYAKARTA DI LAKUKAN OLEH WAPRES JK

https://beritasarana88.blogspot.com/2017/08/penutupan-asian-youth-day-yang-ada-di.html

Wakil Presiden RI yakni Jusuf Kalla (JK) telah menutup acara Asian Youth Day (AYD) ke 7 yang di laksanakan di sebuah Kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU) , DIY yang di selengarakan pada Hari Minggu 6 Agustus 2017.


Acara tersebut di dampingi oleh Menpora Imam Nahrawi , Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Gubernur DIY yakni Sri Sultan HB X. JK yang hadir dalam acara tersebut juga telah membunyikan Gong sebanyak 3 kali sebagai isyarat bahwa AYD telah berakhir.

Dalam acara tersebut juga di hadiri oleh ratusan hingga ribuan pemuda dari berbagai Negara yang ada di Asia.

Dalam pidatonya , JK menyampaikan bahwa pertemuan para pemuda yang ada di Tingkatan Asia dalam acara AYD merupakan suatu kesempatan bagi para pemuda dari Negara lain untuk lebih mengenal Negara Indonesia. Jk juga menyatakan bahwa Negara Indonesia merupakan Negara yang beraneka ragamnya.

"Indonesia merupakan Negara yang memiliki masyarakat yang saling menghormati antara satu dengan yang lainnya. Indikasi indikasi juga sering terjadi tetapi hal tersebut juga sering terjadi di Negara lain," jelas JK.

JK menyatakan bahwa kemajuan serta saling menghormati antara satu dengan yang lainnya merupakan kekuatan yang dimiliki oleh Negara Indonesia. Di tambah dengan hal yang tertulis di dalam Lambang Negara Indonesia.

"Perbedaan merupakan salah satu kekuatan bagi Bangsa Indonesia hal tersebut juga tercantum dalam lambang Negara yang sudah lama kita kenal yakni adalah Bhineka Tunggal Ika," ungkap JK.

JK juga sangat berharap agar para peserta AYD yang hadir bisa saling belajar dari Negara yang satu ke Negara yang lainnya. Tamu yang berasal dari Negara lain , ujar JK dapat memberikan pengalaman mengenai kondisi di Negaranya kepada Peserta lainnya.

"Sedangkan Tamu yang berasal dari Negara lain dapat mengambil serta mencari pengalaman dari Negara Indonesia. Baik dari apa yang terjadi serta apa yang sedang di usahakan oleh Negara Indonesia," jelasnya.




Tidak ada komentar