ZAKIR NAIK RESMI JADI TERSANGKA TERORIS DI INDIA

ZAKIR NAIK RESMI JADI TERSANGKA TERORIS DI INDIA

ZAKIR NAIK RESMI JADI TERSANGKA TERORIS DI INDIA

Seorang dokter dan juga pendakwah yang berasal dari India, Zakir Abdul Karim Naik, atau biasa disebut dengan Zakir Naik saat ini harus berurusan dengan hukum di India. Zakir dinilai sudah melakukan penyebaran terhadap ajaran radikal, namun sayangnya saat ini Zakir justru lebih memilih untuk melarikan dirinya ke Malaysia, demi menyelamatkan diri dari jeratan hukum dinegara asalnya.

Dari hasil laporan dan di beritakan di halaman Reuters, Zakir sempat terlihat menjalankan salat berjamaah di Masjid Putra, yang merupakan Ibu Kota Pemerintahan Putrajaya, Malaysia. Bahkan Zakir sempat mendapatkan pengawalan dari dua orang ajudan, selain Zakir juga terlihat Perdana Menteri dan juga beberapa anggota kabinet Negeri Jiran yang turut menunaikan ibadah bersama.

Dari keterangan yang disampaikan olej pengurus Masjid Putra, Zakir sudah ada selama satu bulan dan menjalankan ibadah salat Jumat di masjid tersebut. Bukan hanya pengurus masjid saja yang melihat keberadaan Zakir, namun beberapa orang juga sering sekali melihat Zakir terkadang ada di rumah sakit, dan terkadang ada di sebuah restoran.

Namun ketika Zakir disinggung masalah kasus hukum yang menimpa diri nya di India, Zakir lebih memilih untuk diam dan enggan memberikan komentar nya. NIA ( Badan Penyelidik Nasional India ) menjerat Zakir dengan tuduhan sudah melakukan penyebaran ajaran radikal. India menggunakan dasar hukum UU Pencegahan kegiatan Melanggar Hukum.

Bahkan Zakir dinilai sudah memberikan saran kepada anak muda untuk melakukan aksi teror dan segera bergabung dengan organisasi seperti ISIS ( Negara Islam Irak dan Suriah ). Bahkan saat ini pihak pemerintahan India sudah melakukan pembekuan lembaga nirlaba Zakir, membekukan Yayasan Penelitian Islam, dan sebuah perusahaan bernama PT Harmony Media mulai tahun lalu.

Pihak pemerintah India menilai jika ketiga lembaga tersebut sudah bekerjasama untuk mengundang terjadi nya permusuhan dan kebencian diantara umat beragama yang ada di India, dan sudah melakukan penghinaan terhadap kelompok dalam Islam dan juga agama yang lainnya. Penolakan terhadap Zakir juga terjadi di Inggris, pihak pemerintahan Inggris melarang kehadiran dari Zakir, namun berbeda dengan Malaysia yang dinilai sangat nyaman akan kehadiran Zakir.

Tidak ada komentar