Kapolda Ketapang diberhentikan setelah gambar yang menunjukkan kerja sama dengan polisi China menjadi viral


Kapolsek Ketapang Adj. Komisaris Sr. Sunario diberhentikan dari posisinya pada hari Jumat 14 July 2018 dan dipindahkan ke Polisi Kalimantan Barat sebagai seorang perwira non-struktural setelah gambar tanda yang menunjukkan kerja sama antara Polisi Ketapang dan Polisi Suzhou di Jiangsu, Cina, menjadi viral di media sosial. Polisi Nasional menolak menyetujui kolaborasi semacam itu.

"Sunario telah diberhentikan dari jabatannya karena dia melanggar peraturan," kata juru bicara Polisi Nasional Brig. Jenderal Muhammad Iqbal mengatakan pada hari Jumat kemarin 13 July 2018.

Gambar itu menggambarkan apa yang tampak sebagai tanda di pintu masuk kantor yang mendirikan gedung itu sebagai "Kantor Polisi Bersama". Gambaran itu memicu kontroversi setelah Kepolisian Nasional menolak menyetujui bentuk kerjasama apa pun dengan mitra Cina. Tanda itu juga menyebutkan “Taman Industri Ekologi dan Pertanian Kehutanan Ketapang”, sebuah perusahaan yang memproduksi kayu lapis, lem, tepung tapioka dan air bersih, di antara yang lainnya. Investor Cina membangun pabrik dan menginvestasikan sebesar Rp 4,5 triliun ke perusahaan tersebut. Dan Terletak di desa Sukamaju, kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

"Setiap perjanjian antara Polisi Nasional dan polisi asing berada di bawah wewenang Kepolisian Nasional," Iqbal menegaskan. “Apa yang dia lakukan itu salah. Itu sebabnya kami memecatnya. "

Namun Sunario terus membantah tidak berkolaborasi dengan Polisi Suzhou.

Tidak ada komentar