Korban Kebakaran Manggarai Perlu Menemukan Tempat Baru Pada Hari Minggu
Bupati Tebet Dyan Airlangga mengatakan bahwa masa tanggap darurat untuk kebakaran yang terjadi pada hari Rabu di Jl. Swadaya I di Manggarai, Jakarta Selatan, akan berakhir pada hari Minggu. Tidak ada korban yang dilaporkan dalam kebakaran itu, yang merusak 100 hingga 150 rumah dan mengungsikan sekitar 300 keluarga.
Dyan mengatakan keluarga yang terkena dampak dievakuasi ke tiga lokasi, yaitu pusat kesehatan masyarakat Manggarai, masjid Nurul Huda dan sekolah dasar SDN 5.
Namun, karena sekolah akan melanjutkan kegiatan pada hari Senin setelah liburan sekolah, orang-orang di daerah tersebut perlu mencari tempat tinggal yang baru.
Karena tahun akademik baru akan dimulai pada hari Senin, kami akan pindah ke rumah ibadah terdekat, kata Dyan, pada hari Rabu.
Dia menambahkan bahwa status tanggap darurat akan tetap diberlakukan sampai hari Minggu. Akibatnya, beberapa korban, setelah tinggal di tempat penampungan darurat selama tiga hingga empat hari, perlu tinggal bersama kerabat atau mencari tempat berlindung di tempat lain sambil menunggu rumah mereka dibangun kembali.
Dinas Sosial Jakarta mengirimkan 1.000 porsi makanan siap saji kepada para korban dan berencana membangun dapur umum di kantor kabupaten Manggarai.
Kebakaran itu, yang disebabkan oleh korsleting, pecah pada pukul 11 pagi dan terkendali pada pukul 4 malam.
Badan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan mengerahkan 27 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Namun, ada keterlambatan dalam mencapai tujuan karena lalu lintas yang padat, perumahan padat dan jalan-jalan sempit.

Post a Comment