Sekolah Mewajibkan Siswa Untuk Menukar Botol Plastik Bekas Dengan Formulir Penerimaan
Panitia penerimaan siswa di SMP Negeri 1 Jogonalan di Klaten, Jawa Tengah, mewajibkan semua pendaftar untuk membawa botol plastik bekas sebagai ganti paket penerimaan.
Kami ingin menanamkan kebiasaan awal mengurangi sampah plastik, kata kepala sekolah SMPN 1 Jogonalan Endah Sulistyowati baru-baru ini.
Sekolah telah lama menganjurkan untuk mengurangi limbah plastik, menjalankan program Diet Plastik yang mendorong para siswanya untuk meminimalkan penggunaan plastik setiap hari.
Di sekolah lain, pelamar diharuskan membayar Rp 5.000 untuk paket penerimaan, kata Endah. Di SMPN 1 Jogonalan, paket penerimaan bisa didapat "untuk botol plastik bekas".
Dia mengatakan bahwa botol yang dikumpulkan akan didaur ulang menjadi ecobricks.
Kita dapat menggunakan batu bata untuk membangun pagar sekolah dan kebutuhan lainnya, katanya, seraya menambahkan bahwa sekolah telah mengumpulkan lebih dari 500 botol plastik bekas hanya dalam dua hari.
Sekolah juga melarang kantinnya menggunakan kemasan plastik.
Semua siswa wajib membawa wadah makanan dan minuman yang dapat digunakan kembali ke sekolah, kata Endah Sulistyowati.
Orang tua dan siswa menyambut inisiatif sekolah, mengatakan bahwa mereka harus direplikasi di sekolah lain.
Cara ini lebih baik daripada membayar Rp 10.000 untuk folder penerimaan, kata Pratiwi, orang tua.

Post a Comment