Terima Kasih Pak Jokowi, Stiker Pesawat Garuda Indonesia Memicu Kontroversi Media Sosial
Sebuah video di halaman Instagram Garuda Indonesia yang menunjukkan armada haji maskapai sebelum penerbangan ziarah pertama tahun ini telah beredar, dengan banyak netizen yang menyatakan kebingungan tentang stiker yang berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Pak Jokowi di salah satu eksterior pesawat.
Klip ini menunjukkan persiapan pengangkut bendera nasional untuk keberangkatan haji pertama tahun ini pada hari Minggu malam, dan itu termasuk bidikan cepat eksterior pesawat yang menampilkan stiker bertuliskan, “Terima kasih, Pak Jokowi, doakan agar haji kita menjadi mabrur dilakukan dengan cara yang menyenangkan Allah.
Dalam kisah Instagram yang sudah dihapus, beberapa anggota kru pesawat terlihat berpose untuk foto dengan stiker kontroversial di latar belakang.
Video, yang telah ditonton lebih dari 90.000 kali pada saat penulisan, disambut dengan kritik dari netizen, banyak di antara mereka menyarankan stiker itu mencerminkan dukungan resmi "partisan" oleh maskapai. Beberapa orang bertanya apakah Presiden Jokowi telah membayar untuk pesawat atau untuk biaya semua peziarah di pesawat.
Juru bicara Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan bahwa stiker itu dimaksudkan untuk berada di sana hanya untuk satu hari untuk membayar upeti kepada Presiden Jokowi, yang dijadwalkan untuk meresmikan haji pertama maskapai yang berangkat dari Surakarta, Jawa Tengah. Namun, karena konflik penjadwalan, Jokowi tidak dapat menghadiri upacara keberangkatan, kata Ikhsan.
Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa stiker itu dirancang khusus untuk acara perayaan dan akan dengan cepat dilepas.

Post a Comment