Ahli Biologi Menghormati Almarhum Mantan ibu Negara Ani Yudhoyono Dengan Biodiversity Award
Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) telah menghadiahkan almarhum Mantan Ibu negara Kristiani Herawati, yang lebih dikenal sebagai Ani Yudhoyono, dengan Biodiversity Award untuk menghormati dedikasinya dalam melestarikan keanekaragaman hayati bangsa.
Penghargaan tersebut diterima oleh keluarganya saat peluncuran Prakarsa Indeks Keanekaragaman Hayati Indonesia (IBI) oleh konsorsium di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, pada hari Selasa.
Ketua KOBI, Budi Setiadi Daryono mengatakan dia ingat Bu Ani istri mantan presiden Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai seseorang yang menyukai alam.
Sebelum kematiannya, Bu Ani menerbitkan dua buku tentang keanekaragaman hayati Indonesia berjudul 3.500 Spesies Tumbuhan dari Kebun Raya Indonesia dan Koleksi Tanaman Herbal di Istana Cipanas.
Kedua publikasi tersebut memimpin Dewan Kehormatan KOBI untuk memberinya penghargaan atas dedikasinya untuk membuat katalog spesies tumbuhan yang beragam di negara ini.
Bahkan para ilmuwan di KOBI belum dapat menyusun 3.500 spesies tanaman di Indonesia," kata Budi Setiadi Daryono saat acara.
Yudhoyono menerima penghargaan atas nama mendiang istrinya. Anak-anak pasangan itu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono, juga menghadiri acara tersebut.
Mantan presiden dan ketua Partai Demokrat berterima kasih kepada KOBI karena telah menganugerahkan penghargaan pada Ani.
"Saya pikir dia akan tersenyum dan mengatakan 'terima kasih' dari sana," kata Yudhoyono setelah menerima penghargaan.
Ani Yudhoyono meninggal pada tanggal 1 Juni di Singapura setelah berjuang melawan kanker darah sejak bulan Februari. Dia berusia 66 tahun.

Post a Comment