Selanjutnya Jalur MRT Jakarta Memiliki Tujuh Stasiun Bawah Tanah Dan Terowongan Bertingkat
Bagian selanjutnya dari MRT Jakarta, yang akan menjangkau 8,3 kilometer dari lingkaran lalu lintas Hotel Indonesia ke Kota di Jakarta Barat, akan memiliki tujuh stasiun bawah tanah di Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar dan Mangga Besar di Jakarta Pusat dan Glodok dan Kota di Jakarta Barat.
Perusahaan transportasi milik pemerintah kota PT MRT Jakarta Corporate Secretary Muhammad Kamaluddin mengatakan stasiun Sawah Besar dan Mangga Besar akan membutuhkan terowongan bertingkat karena terbatasnya ketersediaan lahan di sekitar Jl. Gajah Mada dan Jl. Hayam Wuruk di Jakarta Pusat, di mana Sungai Batang Hari mengalir.
"Sebuah terowongan bertingkat akan dibangun di daerah itu," katanya seperti dalam keterangan tertulis, pada hari Kamis. Sebuah terowongan bertingkat akan membutuhkan pembangunan stasiun bawah tanah empat lantai. Stasiun Sawah Besar dan Mangga Besar akan terletak 36 meter di bawah tanah.
"Empat tingkat yang terdiri dari dua tingkat untuk concourse dan dua tingkat untuk platform," katanya.
Perusahaan dijadwalkan untuk memulai pembangunan jalur tahun depan dan mengharapkan untuk menyelesaikannya pada tahun 2024.
Proyek ini terdiri dari enam paket kontrak, yaitu CP200 untuk pengembangan gardu penerima (RSS) di Monas, CP201 untuk pembangunan lingkaran lalu lintas Hotel Indonesia-bagian Monas, CP202 untuk pembangunan bagian Harmoni-Mangga Besar dan CP203 untuk pembangunan bagian Glodok-Kota.
Sementara itu, CP205 mencakup sistem perkeretaapian dan pekerjaan jalur dan CP206 sebagai rolling stock.
Proyek MRT fase 2 akan didanai oleh pinjaman sebesar Rp 22,5 triliun (US $ 1,6 miliar) dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

Post a Comment