Turis Singapura Yang Terluka Karena Jembatan Batam Runtuh Saat Sesi Foto
Sebuah jembatan kayu di Montigo Resort di Nongsa, Batam, runtuh pada hari Kamis sore, sementara sekitar 30 wisatawan dari Singapura berada di sana untuk sesi foto.
Delapan belas pengunjung mengalami cedera dalam kecelakaan itu, termasuk patah tulang setelah jatuh ke laut di bawahnya, Polisi Kepulauan Riau melaporkan pada hari Jumat.
Juru Bicara Kepolisian Kepulauan Riau Komisaris Besar Saptono Erlangga mengatakan balok pendukung salah satu bagian jembatan lemah.
"Ada 30 orang di satu titik jembatan, dan jembatan itu runtuh dan lebih dari selusin jatuh," kata Erlangga.
Tiga belas orang yang terluka dirawat di Rumah Sakit Polisi Bhayangkara, sementara lima orang yang menderita luka ringan dirawat di klinik resor. Dua dari yang terluka patah tulang dan diterbangkan ke rumah sakit di Singapura.
"Semua korban yang terluka adalah warga negara Singapura yang sedang berlibur di resor," kata Erlangga.
Sebanyak 120 warga Singapura berada di daerah tersebut pada saat itu.
Polisi telah memeriksa empat orang dari manajemen resor dalam penyelidikan mereka.
Juru bicara Montigo Resort, Purwono, mengatakan kepada pernyataan tertulis, bahwa mereka tidak dapat memberikan komentar saat ini. "Kami akan mengirimkan siaran pers nanti," katanya.
The Straits Times mengutip pernyataan dari kelompok swadaya masyarakat Singapura Mendaki bahwa 26 anggotanya terluka dalam keruntuhan jembatan.
Post a Comment