BPBD: Banjir Lahar Dingin, Masyarakat Dilarang Mendekati Sungai


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Sleman, Yogyakarta, telah mendesak masyarakat untuk menjauhi sungai sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan banjir lahar dingin setelah Gunung Merapi meletus pada Sabtu pagi.

"Kami meminta masyarakat untuk menjauh dari sungai, terutama saat hujan," kata Makwan, kepala darurat dan logistik BPBD, di Jakarta, pada hari Sabtu, 9 November 2019.

Namun, Makwan mengingatkan bahwa banjir lahar dingin yang timbul mungkin tidak mencapai desa-desa di sekitar lereng gunung berapi.

"Jika ada banjir lahar dingin, daerah pemukiman tidak akan berisiko, karena sungai, yang daerah hulunya terletak di lereng gunung berapi cukup dalam," jelasnya, menambahkan bahwa Bendungan Sabo yang dibangun di sekitar gunung berapi sudah memadai. kapasitas.

Bendungan Sabo adalah struktur yang menghalangi, meratakan, atau mengalihkan aliran lava di sepanjang jalur sungai yang mungkin dibanjiri oleh lava.

Gunung Merapi yang terletak di perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta meletus pada pukul 6:21 waktu setempat pada hari Sabtu, memancarkan kolom abu panas hingga 1,5 kilometer, dan angin meniupkan abu ke arah barat.

Gunung berapi dalam status siaga sejak tanggal 21 Mei 2018.

Kepala Pencarian dan Penyelamatan Yogyakarta (SAR) Brotoseno menegaskan bahwa timnya telah disiapkan sebagai tindakan pencegahan terhadap kegiatan lebih lanjut dari Gunung Merapi.

Tidak ada komentar