Walikota Surabaya Meminta Masyarakat Untuk Memainkan Lagu Kebangsaan Patriotik Selama 10 Hari


Dalam upaya untuk meningkatkan semangat nasionalisme, Walikota Surabaya Tri Rismaharani telah meminta orang untuk memainkan lagu kebangsaan patriotik selama 10 hari menjelang Hari Pahlawan Nasional.

Surabaya, yang dikenal sebagai kota pahlawan, memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan Hari Pahlawan, yang jatuh pada 10 November 2019.

Hari itu menandai Pertempuran Surabaya pada tahun 1945, di mana para pejuang pro-kemerdekaan Indonesia bertempur melawan pasukan India dan Inggris. Pertempuran membantu menggalang dukungan internasional untuk kemerdekaan Indonesia.

Juru bicara pemerintah Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan walikota ingin masyarakat berpartisipasi dalam peringatan Hari Pahlawan.

"Kami berharap semua orang mematuhi surat dari walikota," kata Febriadhitya seperti dalam keterangan tertulis, pada hari Rabu.

Dalam surat yang dikeluarkan pada tanggal 22 Oktober 2019, walikota meminta orang, kantor pemerintah dan perusahaan swasta untuk memainkan lagu kebangsaan patriotik dari tanggal 1 November hingga 10 November 2019, mulai pukul 8 pagi.

Pegawai negeri sipil dan pegawai sektor swasta diharapkan mengenakan kostum pejuang pro-kemerdekaan dan menempatkan pin bendera Indonesia di sisi kiri peti selama jam kerja pada tanggal 8 Oktober 2019.

“Orang Surabaya dapat mengambil waktu hening bersama pada pukul 8:15 malam pada 10 November selama 60 detik, yang akan ditandai dengan bunyi klakson mobil, serta suara bedug drum di masjid dan lonceng di gereja, "Surat itu berbunyi.

Juga pada 10 November, masyarakat juga diminta untuk mengibarkan bendera merah putih dari pukul jam 6 pagi hingga 6 sore.

Tidak ada komentar