Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Menyebutkan Jangan Ada Lagi Penggusuran di Indonesia


Penggusuran terhadap tempat permukiman masyarakat menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah sebuah bentuk ketidakadilan terhadap masyarakat. Anies berharap soal penggusuran Kampung Akuarium di Penjaringan tidak akan terjadi, Jakarta Utara yang dulunya dilakukan oleh pemerintahan mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa kita sebut Ahok pada tahun 2016 lalu tidak akan lagi terjadi," ungkap Anies Baswedan

Keiika kami temui seusainya menghadiri peringatan untuk dua tahun nya penggusuran Kampung Akuarium, bapak Gubernur Anies Baswedan bercerita tentang pengalamannya yang dahulu bertemu dengan seorang ibu yang merupakan penduduk setempat. Penduduk yang ditemui Anies ini masih berusia 23 tahun dan disaat itu dia sedang berduka cita karena anaknya yang baru meninggal dunia.

Seorang Ibu ini juga sudah kehilangan suaminya dan untuk anak-anaknya yang lain juga sudah putus sekolah. Dia juga merasa sangat menderita karena rumah yang ia tempatkan juga sudah terkena penggusuran.

Kalau kalian menanyakan soal penderitaan, maka cobaan yang dihadapi oleh Ibu itu sudah komplit. Ibu mana yang bisa membayangkan melahirkan anaknya, lalu menguburkan anaknya? Belum ada kan malahan tidak pernah. Dan ibu ini yang sudah mengalami, ibu ini baru melahirkan dan belum lama setelah dia melahirkan ternyata anaknya meninggal dan ia langsung menguburkan (anaknya). Saya garisbawahi saja tadik dalam sambutan, jadi soal peristiwa di Akuarium harus kalian jadikan pelajaran kepada semua atau seluruh masyarakat bahwa di bumi Indonesia jangan ada lagi terjadinya peristiwa seperti itu," ujar Anies Baswedan diKampung Akuarium, pada hari Sabtu (14/04/2018).

Anies Baswedan mengatakan masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus cepat dituntaskan untuk penataan di Kampung Akuarium dan juga di tempat lainnya. Dia juga mengatakan bahwa puing-puing bangunan yang sudah hancur akan dikembalikan ke warga agar bisa dibuatkan tempat tinggal sementara dengan dinding dan kayu papan.

Tidak ada komentar