Desa Gunungkidul Meminta Bantuan Di tengah Kekurangan Air


Desa-desa di Kabupaten Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta, telah meminta kantor kabupaten mereka dan badan mitigasi bencana kabupaten (BPBD) untuk menyediakan pasokan air kepada mereka karena hujan belum turun ke wilayah itu selama sebulan terakhir.

Penduduk di desa Kemiri, Kemadang, Banjarejo, Ngestirejo dan Hargosari kekurangan pasokan air bersih karena reservoir air di wilayah itu telah mengosongkan dan ada masalah dengan pasokan air dari perusahaan air setempat, kata Bupati Tanjungsari Rakhmadian Wijayanto.

Dari lima desa, desa Ngestirejo telah meminta kami menyediakan air di sana, kata Rakhmadian kepada pernyataan tertulis, pada hari Jumat, 17 Mei 2019.

Dia mengatakan kantornya telah menyiapkan 125 tangki air selama setahun, menambahkan bahwa BPBD Gunungkidul juga akan membantu menyediakan air.

Kami akan mencakup empat desa, sedangkan BPBD akan mencakup desa Banjarejo, katanya.

Menurut Rakhmadian, Kabupaten Tanjungsari mengandalkan sumber air di dekat Pantai Baron dan Kabupaten Semanu.

Namun, air dari dua sumber seringkali gagal mencapai desa-desa yang terletak di dataran tinggi.

Kekurangan air yang serupa juga mempengaruhi penduduk di kabupaten lain.

Sekretaris Distrik Girisubo, Arif Yahya, mengatakan bahwa distriknya rentan terhadap kekeringan. Pada bulan Mei, dua dari delapan desa di kabupaten itu, yaitu Pucung dan Girisubo, telah meminta kantor kabupaten menyediakan air.

Dia mengatakan kantornya telah mengalokasikan 600 tangki air tahun ini, menambahkan bahwa itu akan bekerja bersama perusahaan air setempat untuk memasang lebih banyak pipa air di kabupaten tersebut.

Tidak ada komentar