Donald Trump Mengancam Iran
Presiden Donald john trump mengancam akan membuat sebuah riwayat teheran dengan secara resmi akan berakhir atau akan tamat jika negara iran tetap saja nekat ingin berperang dengan negara amerika serikat dengan sebuah ancaman pimpinan amerika serikat itu akan bisa disampaikan lewat via twitter pada hari senin.jika ingin bertarung itu akan bisa menjadi sebuah akhir resmi dari negara iran jangan pernah mengancam negara amerika serikat lagi ancam trump,ancaman tersebut sudah dilontarkan ketika washington sudah terus menumpuk dengan kekuatan militernya yang ada di dekat negara para mullah tersebut,tidak jelas apa yang akan bisa dengan memicu trump untuk bisa dengan membuat sebuah ancaman seperti hal tersebut itu karena dengan para pejabat iran dan beberapa hari terakhir ia mengatakan bahwa mereka ingin dengan menghindari sebuah kontrifersu militer dengan negara as tersebut.sebelumnya pada haru minggu komandan korps garda revolusi islam iran mayor jendral hossein salami bersikeras bahwa iran hanya akan bisa menginginkan sebuah perdamaian tetapi tidak takut untuk bisa dengan melawan amerika dengan perbedaan antara kami dan mereka adalah bahwa mereka akan bisa takut dalam perang dan tidak memiliki dengan sebuah keinginan untuk hal tersebut kata salami.
Pemimpin tertinggi iran ayatollah ali khamenei juga sudah menyakinkan bahwa tidak akan ada perang di tekluk persia tersebut namun dia sudah bisa menambahkan bahwa teheran juga tidak akan bisa terlibat dalam sebuah pembicaraan dengan mengenai sebuah kesepakatan dengan mengenai kesepakatan nuklir yang baru dengan as tersebut.pemerintahan trump baru baru ini akan sudah bisa meningkatkan sebuah tekanan terhadap teheran dengan sanksi dan pengumpulan militer yang ada di dekat perairan tetorial iran.as dan sekutunya juga sudah mulai dengan meningkatkan dengan patroli keamanan maritim di dalam sebuah perairan international teluk persia pada hari minggu ini setelah washington sudah meningkatkan dengan kekuatan pada armada yang kelima.suatu kelompk kapal induk USS abraham lincoln sudah mulai dikerahkan ke sebuah teluk persia dan pesawat pesawat pengebom B-52 yang sudah berpatroli di dalam kawasan tersebut itu sudah ada di dalam sebuah langkah untuk bisa mengirim pesan ancaman kepada teheran.dengan ketegangan di dalam kawasan tersebut itu akan bisa memanas setelah as mulai sudah menumpuk sebuah kekuatan militernya di timur tengah dengan dalih iran yang sudah dengan merencanakan akan bisa dengan menyerang pasukan washington dan kepentinganya di timur tengah dengan tuduhan itu akan bisa bersumber dari intelijen as namun iran menepisnya dan mengecam sebuah tuduhan tersebut sebagai informasi intelihen yang palsu seperti yang sudah pernah dilakukan terhadap irak menjelang invasi tahun 2003 tersebut.

Post a Comment